Berteman Monyet di Telaga Warna

Selamat Datang di Telaga Warna

Telaga Warna, salah satu objek wisata alam dari sekian banyak daftar wisata yang berada di Kawasan Puncak Bogor. Letaknya persis berseberangan dengan Puncak Pass dan Restoran Rindu Alam. Kawasan Puncak masih menjadi destinasi wisata favorit saya. Selain menyuguhkan pemandangan hijaunya perkebunan teh, biasanya saya datang kesana sekedar menikmati secangkir bandrek hangat diselimuti kabut alam yang sejuk dan dingin. Ketika sedang melintasi Jalan Raya Puncak, saya suka baca plang Telaga Warna namun tak pernah sekalipun mampir kesana.

Alhamdulillah hari ini saya akan sempatkan untuk melipir ke Telaga Warna, walaupun sebenarnya bukan tujuan utama saya saat itu. Ya mumpung sedang ada di Kawasan Puncak. Jadi, apabila kalian sedang berada di kawasan Puncak, tidak ada salahnya untuk mampir ke Telaga Warna.

Suguhan Pemandangan Alam Yang Indah
Pos Masuk ke 2 Perhutani

Untuk mencapai lokasi telaga, wisatawan bisa melalui lima pintu masuk. Namun, saran saya akses yang paling dekat dengan lokasi telaga yaitu melalui pintu masuk yang posisinya tepat dibelakang bangunan masjid sebrang Puncak Pass. Kelima pintu masuk tersebut dijaga beberapa petugas yang memegang urusan karcis masuk.

Selesai membayar biaya retribusi wisata sebesar Rp. 22 ribu, saya masih harus jalan kaki sekitar 200 meter dari area parkir. Masya Allah, saya tak henti-hentinya untuk bersyukur kepada-Nya, saya disuguhkan pemandangan hijaunya hamparan kebun teh di kedua sisi jalan yang saya lalui, sungguh nikmat Allah yang tidak ternilai oleh apapun. Tidak begitu lama, lagi-lagi saya berjumpa dengan petugas dan pos masuk. Yaps ada dua pos masuk. Namun kali ini, petugas tersebut hanya meminta lembaran karcis yang saya dapatkan di pos masuk awal tadi.

Masih di pos masuk kedua. Pandangan mata saya tertuju pada selembar kertas yang ditempel pada dinding kaca loket karcis. Isi selembar kertas tersebut menjelaskan informasi berupa daftar harga tiket, penggunaan kamera dan prawedding serta fasilitas yang ada disana. Saya pun dibuat heran, harga karcis yang tercantum di selembar kertas tidak sama dengan jumlah rupiah yang saya keluarkan di pos masuk awal tadi.

Suasana Telaga Warna Siang Itu
Penjual Makanan dan Minuman

Kemudian salah seorang petugas disana merespon keheranan saya. Petugas yang mengenakan seragam resmi Perhutani tersebut menjelaskannya dengan ramah. Mulanya, Telaga Warna hanya dikelola oleh Perhutani saja. Namun, sejak tahun 2017 sampai sekarang, terjadi penambahan menjadi 3 pengelola yaitu pihak Perkebunan, Perhutani dan swasta. Tentunya perubahan tersebut berimbas ke harga tiket yang naik berkali-kali lipat.

Petugas tersebut menambahkan, selama berada di dalam area Telaga warna, wisatawan tidak diperbolehkan menggunakan kamera DSLR atau kamera saku kecuali bayar dulu sebesar Rp. 250 ribu untuk pemotretan biasa dan Rp. 1 juta untuk foto prawedding. Aturan tersebut dibuat karena ada tuntutan dari kelompok photographer yang ada disana, hanya itu tidak ada alasan lain, sangat absurd sekali. Jawaban dari petugas tersebut cukup membuat saya cukup geram. Dengan terpaksa, saya menggunakan kamera handphone selama melakukan aktivitas pemotretan disana.

Tamu Mancanegara
Rakit Bambu Bersanda di Tepi Telaga

Saya datang sekitar jam 11 siang, itu artinya pas jam makan siang. Benar saja, kawanan monyet tengah berkumpul sebagian berkeliling mencari di sekitar tepi telaga. Jumlah mereka tambah banyak, monyet lainnya keluar dari arah hutan secara bergerombol. Wisatawan harus siaga menjaga perbekalan makanan, lengah sedikit saja, makanan pasti akan lenyap dibawa oleh kawanan monyet tersebut.

Telaga Warna merupakan bagian dari kawasan cagar alam hutan Gunung Megamendung dan hutan Gunung Hambalang. Pada tahun 1972, Telaga Warna ditetapkan sebagai taman wisata yang menjadi incaran para turis lokal maupun mancanegara.

Dibalik keindahannya, Telaga Warna kental dengan legenda dan mitosnya yang telah berkembang lama di masyarakat. Pemandangan alam di Telaga Warna sungguh luar biasa. Keindahan alamnya masih terjaga alami, pohon-pohon khas hutan hujan tropis terjaga dengan baik dipinggir telaga yang menambah keasrian telaga ini.Keunikan lain telaga warna ialah warna air telaga yang bisa berubah-rubah efek dari pantulan cahaya matahari dan berbagai macam pepohonan yang menimbulkan gradasi warna yang sedap dipandang mata.

img_20190820_102122-013562544287259680627.jpeg
Monyet Jomblo Cari Makanan Sendiri

Kawasan cagar alam seluas 268,25 hektare ini tumbuh beraneka ragam jenis flora asli hutan tropis seperti paku tiang, rame dan rotan. Selain itu, dapat kita jumpai juga beberapa hewan liar diantaranya kera abu-abu, surili, lutung dan berbagai jenis burung tekukur, kadanca dan lainnya. Mereka kerap menampakkan diri di sekitar area Telaga Warna.

Wisatawan bisa berkeliling menggunakan rakit atau perahu menikmati kesejukan khas pegunungan. Suasananya damai, tidak bising dan sepi pengunjung. Nampak hanya terlihat satu keluarga yang tengah duduk bersantai di tepi telaga dan beberapa penjual makanan dan minuman. Sementara itu, saya memilih bercengkrama dengan kawanan monyet, mereka cukup jinak selama tidak kita ganggu lalu saya foto dari jarak yang cukup dekat sembari menyaksikan tingkah pola mereka yang lucu dan menggemaskan.

Jalan Menuju Cottage
Balkon Cottage
Bangunan Resto

Telaga Warna Resort & Resto

Telaga Warna Resort & Resto merupakan salah satu fasilitas yang menawarkan penginapan cottage yang dengan balkon menghadap langsung ke tepi telaga. Selain itu terdapat juga restaurant rustic modern dengan menu internasional dan tradisional. Resto tersebut juga memiliki ruang meeting dengan konsep outdoor yang disuguhi langsung pemandangan kebun teh hijau yang indah.

Fasilitas lain yang ada di Wisata Alam Telaga Warna yaitu paket bersepeda dan paket olahraga sehat yang cocok untuk keluarga, rekan kerja dan klub sepeda melalui lembah dan bukit kebun teh puncak. Paket lainnya yaitu paket wisata edukasi untuk usia sekolah agar lebih mengenal alam Indonesia, belajar untuk menghargai indahnya dunia sekaligus belajar sejarah teh di Indonesia.

Informasi Lainnya

Wisata Alam Telaga Warna beralamat di Jalan Raya Puncak KM 90 Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Kontak yang bisa dihubungi : 0812 1280 1020.

Yuk ke Telaga Warna

Terima kasih telah membaca tulisan ini dan semoga bermanfaat.

Jangan lupa follow Instagram saya ya Fatahilaharis

10 tanggapan untuk “Berteman Monyet di Telaga Warna

  1. Wah nice info gan…dari dulu penasaran banget sama Telaga Warna ini, kalau ke Puncak selalu liat plangnya. Tapi setelah baca jadi kecewa banget sih dengan retribusi kamera yg harganya nggak wajar.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s