Cerita Senja di Kampung Nelayan Rancabuaya

Menjelang senja

Pantai Rancabuaya merupakan sebuah pantai yang terletak diselatan Kabupaten Garut yang menawarkan keindahan pantai dan suasana kampung nelayan disenja hari. Banyak cara yang bisa kalian lakukan ketika berada disana, bermain ditepi pantai sungguh sangat mengasyikan sembari menunggu senja yang sebentar lagi akan kita saksikan bersama.

Sementara teman-teman yang lain sedang menikmati keindahan Pantai Rancabuaya dari atas sebuah karang. Saya justru memilih berkeliling, mengabadikan banyak momen dan mencari tahu apa saja yang ada di Pantai Rancabuaya.

Karakteristik Pantai Rancabuaya terdiri dari pantai berpasir dan karang. Pasirnya cukup halus dan putih kekuning-kuningan membentang cukup panjang. Sementara karangnya berwarna hijau dipenuhi lumut, karang-karang disana berukuran besar dan cukup tajam. Jadi, hati-hati ya bila ingin menikmati keindahan Pantai Rancabuaya dari atas karang, gunakan alas kaki agar terlindungi.

Dari sudut yang berbeda
Kolam alami diatas karang
Eko, salah satu teman saya yang ikut
Akim berpose ala aktor tampan korea

Saya berkeliling, mencari informasi mengenai fasilitas yang ada dikawasan Pantai Rancabuaya, ternyata sudah banyak sekali tersedia puluhan penginapan yang menghadap langsung kearah pantai. Mulai dari yang ratusan ribu sampai ke angka jutaan harga penginapan permalamnya yang ada dikawasan Pantai Rancabuaya.

Selain itu, juga terdapat banyak warung yang menjual makanan dan minuman serta puluhan toko yang berjejer menjual beragam jenis oleh-oleh alias cinderamata.

Salah satu penginapan murah yang ada dikawasan Pantai Rancabuaya
Tampak sepi suasana disekitar pantai

Menjelang senja, suasana pantai semakin ramai dengan aktifitas yang dilakukan oleh para wisatawan dan nelayan setempat. Ada yang bermain air, memancing diujung karang, foto-foto diatas karang atau menikmati segarnya es kelapa dari pinggir pantai.

Mancing mania
Santai kaya dipantai, jangan buang sampah sembarangan ya
Asyiknya bermain air disore hari

Sementara itu, dari kejauhan satu persatu perahu nelayan mulai berdatangan dari arah lautan perlahan mendekat kearah pantai. Setelah sampai ditepi pantai kemudian perahupun mulai mereka sandarkan dengan sangat rapi ditepi pantai berpasir putih. Hari ini mereka membawa banyak ikan, semua ikan mulai mereka sortir untuk dijual kepada calon pembeli dan sebagian untuk dikonsumsi olehnya dan keluarganya.

Satu hal yang saya sukai dari mereka, tak ada sedikitpun raut kesedihan yang terpancar dari wajah mereka. Berapapun ikan yang dibawa, sedikit atau banyak mereka selalu bersyukur dan menerima apa yang diberikan Allah kepada mereka. Mereka anggap itu rezeki hari ini, begitulah kalimat yang terlontar dari mulut mereka.

Mereka selalu melempar senyum, termasuk kepada saya sebagai seorang pendatang.

“Kang, ayo foto kami semua, nanti masukin ke koran ya.” salah seorang nelayan menyuruh saya untuk memotret mereka yang sedang berkumpul diatas perahu.

Karena hanya memegang kamera, ternyata mereka menganggap saya seorang wartawan atau pekerja televisi. Mereka sangat senang bila difoto, siapapun yang memfoto mereka, mereka anggap dia seorang wartawan atau pekerja televisi.

Setelah semua ikan dipindahkan dari dalam perahu ke sebuah wadah didekat warung yang tidak berada jauh dari perahu mereka. Masih ada pekerjaan yang lain yang belum mereka selesaikan yaitu merapikan jala dan peralatan lainnya yang ada di perahu. Sembari merapikan, mereka saling bercengkerama dan berinteraksi satu sama lain, bersenda gurau, bercerita apa saja yang bisa diceritakan oleh mereka sambil menikmati senja yang mulai terlihat dilangit yang sedang mendung saat itu.

Jejeran perahu nelayan ditepi pantai
Bergaya diatas perahu
Mereka ramah-ramah orangnya
wp-1497408848675.jpeg
Langit sedang mendung
Cerita senja

Sayapun ikut larut kedalam cerita senja mereka, suasana yang penuh dengan keakraban, mereka sangat kompak, mereka sudah seperti satu keluarga yang saling bahu membahu membantu menyelesaikan pekerjaannya satu sama lain.

Saya sangat senang dan bersyukur bisa melihat dan bertemu langsung dengan mereka, memberikan sebuah pelajaran berharga kepada saya tentang arti kebersamaan, mereka hidup saling berdampingan disebuah kampung nelayan bernama Pantai Rancabuaya.

Info dan alamat Pantai Rancabuaya

Pantai Rancabuaya terletak di Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut. Sekitar. Jarak dari pusat Kota Garut sekitar 103 kilometer atau 4 jam waktu tempuh. Sementara rute terdekat dari Kota Garut menuju Pantai Rancabuaya bisa melalui jalur Cikajang, Pameungpeuk, Santolo dan berakhir di Caringin.

Harga tiket

Harga tiket masuk perorangnya Rp. 5 ribu perorang dan parkir Rp. 2 ribu perkendaraan.

Terima kasih telah membaca tulisan ini dan semoga bermanfaat.

Jangan lupa main dan follow instagram saya ya Fatahilaharis

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s